Mengintegrasikan SMS A2P ke dalam Solusi IoT

Munculnya layanan komunikasi over the top (OTT) seperti WhatsApp, Telegram, dan LINE tidak membuat SMS menjadi kurang diminati lagi. Namun, sementara orang-orang di lokasi dengan koneksi internet yang baik semakin mengandalkan platform OTT untuk terhubung satu sama lain, kita tidak boleh lupa bahwa wilayah lain masih belum dilengkapi dengan koneksi dan infrastruktur internet yang kuat.

SMS dapat mengisi kekosongan ini karena SMS merupakan satu-satunya media komunikasi yang masih berfungsi pada perangkat seluler apa pun, pada jaringan apa pun, dan dengan transparansi tinggi pada status pengiriman.

SMS juga berfungsi di wilayah dengan penerimaan radio yang buruk dan saat perangkat sedang bepergian. Secara sederhana, SMS melampaui beberapa model perangkat dan dapat menjangkau orang-orang di lokasi di mana platform OTT, yang sebagian besar mengandalkan koneksi internet, tidak dapat diakses.

Mengesampingkan semua manfaat infrastruktur SMS yang disebutkan di atas, kita juga harus mempertimbangkan bahwa konsumen cenderung membuka pesan SMS mereka lebih banyak daripada yang diterima melalui platform lain: SMS memiliki tingkat buka lebih dari 90%.

Tidak mengherankan, SMS baru-baru ini muncul kembali sebagai alat komunikasi pilihan bagi perusahaan dan pemerintah untuk mengirimkan informasi mulai dari materi promosi hingga pengumuman layanan masyarakat.

Untuk mengamankan aktivitas online mereka, beberapa situs web dan aplikasi telah beralih ke SMS untuk mengirimkan one-time password (OTP) kepada pengguna saat check-in atau melakukan transaksi.

Pergeseran cara SMS digunakan, dari korespondensi pribadi menjadi lebih banyak urusan bisnis, berkat solusi peer-to-peer (P2P) dan application-to-person (A2P). Solusi ini juga memungkinkan bisnis atau entitas publik lainnya dengan mudah mengirim pesan dalam jumlah besar untuk memenuhi aktivitas informasi publik mereka.

Selain itu, platform P2P dan A2P juga membantu entitas ini untuk mengintegrasikan aktivitas SMS mereka dengan platform komunikasi lain yang mereka jalankan, seperti kotak obrolan situs web atau akun WhatsApp bisnis.

Hebatnya, jika digabungkan dengan internet-of-things (IoT), teknologi SMS A2P Internasional dapat memberikan manfaat lebih lanjut bagi brand dan entitas pemerintah dengan mengisi celah konektivitas yang ditunjukkan di atas. Dengan cara apa? Mari kita lihat ini lebih jauh.

Alasan mendasar untuk menggunakan IoT untuk memberi daya pada perangkat ini adalah untuk memudahkan individu mengelola rumah dan kantor mereka, serta untuk meningkatkan pemantauan dan kontrol jarak jauh atas lokasi ini.

Mobil pintar juga dapat mengirim SMS peringatan kepada pemilik tentang status kendaraan terbaru. Ini dapat membantu pemilik dalam mengantisipasi potensi masalah mekanis dan mengingat untuk melakukan perawatan tertentu pada mobil untuk menghindari kesulitan yang tidak perlu saat berada di jalan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *